Sejarah
Sejarah
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 10 November merupakan salah satu lembaga pendidikan kejuruan yang berada di bawah naungan Yayasan Lima November. Berdiri sejak 1 Juni 2007, SMK 10 November hadir dengan semangat untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, membentuk generasi muda yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi perkembangan dunia industri dan dunia kerja.
Pendirian SMK 10 November ditetapkan melalui SK Pendirian Nomor 09/YLN/2007 dan memperoleh izin operasional melalui Surat Keputusan Nomor 422/166-Disdik yang dikeluarkan pada tanggal 28 Juni 2007. Pada awal berdirinya, SMK 10 November membuka beberapa program keahlian unggulan, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Akuntansi, dan Administrasi Perkantoran (AP). Kehadiran program-program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan menjadi pilihan bagi para peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kejuruan.
Pada masa awal berdiri, kegiatan belajar mengajar SMK 10 November dilaksanakan di sebuah gedung sewaan milik SMP Al Hakim yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tambun Selatan. Dengan dukungan penuh dari Yayasan Lima November, sekolah terus melakukan pengembangan baik dari sisi manajemen, sarana prasarana, maupun peningkatan mutu pendidikan.
Memasuki tahun pelajaran 2009/2010, SMK 10 November mengambil langkah besar dengan berpindah lokasi ke kawasan Perumahan Yapemas, Tambun Selatan, menggunakan gedung milik sendiri. Perpindahan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan sekolah sebagai bentuk komitmen untuk terus tumbuh dan memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi para siswa. Sejak saat itu, SMK 10 November semakin dikenal oleh masyarakat dengan nama SMK 10 November Tambun Selatan.
Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, SMK 10 November terus melakukan inovasi dalam pengembangan kompetensi keahlian. Pada tahun 2011, sekolah membuka program keahlian baru yaitu Multimedia, kemudian pada tahun 2012 disusul dengan pembukaan program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Penambahan program keahlian ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan kepada peserta didik sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan zaman.
Seiring dengan perubahan kebijakan pendidikan nasional, pada tahun 2019 dilakukan penyesuaian nomenklatur program keahlian. Program Teknik Kendaraan Ringan (TKR) berubah menjadi Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Akuntansi menjadi Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), serta Administrasi Perkantoran (AP) menjadi Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP).
Keberhasilan SMK 10 November Tambun Selatan menjadi motivasi bagi Yayasan Lima November untuk terus memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan. Dengan semangat menghadirkan pendidikan yang dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat, Yayasan Lima November mulai mengembangkan jaringan pendidikan di berbagai daerah.
Pada tahun 2016, Yayasan Lima November mendirikan SMP 10 November Kebumen dan SMK 10 November Kebumen yang berlokasi di Wanajaya RT 01 RW 03, Dukuh Wanayasa, Desa Karangmaja, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
SMK 10 November Kebumen berdiri berdasarkan SK Pendirian Nomor 420/3140/2017 dan izin operasional Nomor 420/3140/2017, sedangkan SMP 10 November Kebumen memiliki SK Pendirian dan izin operasional Nomor 422.8/395. Kedua satuan pendidikan tersebut berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 7.000 m² sebagai bentuk keseriusan Yayasan Lima November dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai. Program keahlian yang tersedia di SMK 10 November Kebumen adalah Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL).
Tidak berhenti sampai di Kebumen, pada tahun 2017 Yayasan Lima November kembali membuka unit pendidikan baru yaitu SMK 10 November Cibitung. Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 3.330 m² dengan SK Pendirian Nomor 020/YLN/V/2017 dan izin operasional Nomor 503/15/094/XII/SK-SMK/BPMPT/2016.
Pendirian SMK 10 November Cibitung merupakan bagian dari strategi Yayasan Lima November untuk mendekatkan akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat di wilayah Cibitung dan sekitarnya. Lokasi sekolah yang berada cukup jauh dari SMK 10 November Tambun Selatan memberikan kesempatan lebih luas bagi calon peserta didik untuk memperoleh pendidikan kejuruan berkualitas.
SMK 10 November Cibitung menyediakan beberapa program keahlian, yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Multimedia (MM), serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP).
Sebagai wujud komitmen untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Yayasan Lima November kembali membuka cabang keempat pada tahun 2023, yaitu SMK 10 November Sragen yang berlokasi di Jl. Raya Sukodono–Jatitengah KM 1, Kweni RT 14, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
SMK 10 November Sragen berdiri di atas lahan seluas 8.500 m² dengan menghadirkan berbagai program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Tata Busana (TB), serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP).
Perjalanan panjang SMK 10 November merupakan bukti nyata dari semangat, kerja keras, dan komitmen Yayasan Lima November dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dari awal yang sederhana dengan satu gedung sewaan, kini SMK 10 November telah berkembang menjadi jaringan pendidikan dengan beberapa kampus yang terus berinovasi.
Dengan mengedepankan pendidikan berbasis karakter, keterampilan, dan kebutuhan industri, SMK 10 November berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang kompeten, profesional, berakhlak mulia, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
SMK 10 NOVEMBER — Membangun Generasi Unggul untuk Masa Depan.
(021) 89522448
081310966434 (Kamaladi, S.Pd., Gr.)
085178264434 (Pandu Kurniawan Siswoyo, S.S.I.)